7 Tips Memotret Air Terjun

7 Tips Memotret Air Terjun

Halo teman-teman BABPRODUCTION.ID pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai 7 Tips Memotret Air Terjun Agar Hasil Soft dan Tajam, tips-tips ini sangat berguna untuk kalian yang bertanyatanya bagaimana sih cara memotret air terjun?

Karena di setiap daerah indonesia banyak banget loh destinasi-destinasi yang memiliki air terjun, maka kita akan share tipsnya disini.

Air tejun ini adalah salah satu destinasi yang sangat menarik dalam fotografi, jadi buat teman-teman disini yang mungkin di kota kalian ada air terjun yang sengat cantik-cantik, dan temen-temen bingung bagaimana untuk mengabadikannya simak tips-tips ini.

Tips-tips berikut ini menggunakan teknik yang mungkin tidak biasa saja, tetapi dengan teknik-teknik khusus dalam fotografi. Jadi simak tips berikut ini sampai akhir ya.

Mengetahui Destinasi Lokasi Air Terjun

Untuk beberapa tips fotografi buat kalian yang ingin memotret air terjun yang pertama adalah teman-teman harus tahu dulu destinasi dari lokasi yang memiliki air terjun tersebut. Jadi teman-teman jangan sampai datang kelokasi tapi ternyata air terjunnya tidak ada atau mungkin tidak pada musim yang tepat.

Karena ada beberapa air terjun ini pada saat musim kemarau atau lainnya air terjunnya mungkin agak kurang dan teman-teman harus pastikan juga kira-kira di bulan apa yang paling cantik untuk memotret air terjun tersebut.

Baca Juga: 6 Tips Untuk Foto Human Interest

Menyiapkan Fisik Yang Baik

Pada tips yang kedua setelah teman-teman mengetahui lokasi-lokasi tersebut dan bulan terbaik untuk memotret teman-teman juga harus menyiapkan fisik yang baik. Karena biasanya lokasi tempat air terjun itu berada jarang yang mudah untuk diakses, artinya paling minimal kamu harus menemui tangga-tangga berundak di sana dan juga mungkin jalanan yang agak licin.

Biasanya beberapa destinasi yang mungkin masih perawan yang artinya masih belum banyak pengunjungnya di sana itu banyak banget tangga-tangga yang masih terbuat dari batu-batuan dan tanah sehingga tentu ini sangat sangat licin dan berbahaya buat kalian yang membawa kamera dan tripod ke lokasi tersebut.

Jadi pastikan teman-teman tahu akses kesana dan siapkan fisik yang baik dan juga siapkan peralatan-peralatan seperti misalnya menggunakan sendal gunung terus kemudian juga membawa tas kamera yang tidak terlalu berat dan teman-teman harus memutuskan akan mau bawa berapa lensa, tripod, filter dan lain sebagainya.

Teman-teman juga bisa menentukan apakah lokasi tersebut bisa memotret dengan menggunakan wide lens atau mid-range lens.

Cari Spot Terbaik

Kemudian yang ketiga adalah teman-teman harus mengetahui spot-spot terbaik untuk memotret air terjun tersebut. Kalian juga bisa saja mencapai hingga ke bawah untuk mendapatkan foreground kemudian air yang di bagian bawah seperti di danaunya atau teman-teman juga bisa mengambil dari Angle yang lebih tinggi.

Biasanya dalam beberapa lokasi untuk mencapai ke dasar dari air terjun itu sangat jauh banyak beberapa fotografer yang mengakali dengan beberapa spot yang lebih tinggi. Teknik itu pun sah-sah aja kalau teman-teman ingin melakukan pemotretan dengan angle yang lebih tinggi.

Baca Juga: 11 Tips Foto Binatang / Hewan

Menggunakan Teknik Slow Speed

Tips yang keempat teman-teman bisa menggunakan teknik slow speed, karena biasanya air terjun itu terletak pada lokasi-lokasi yang sedikit tersembunyi dan minim cahaya. Pada kondisi minim cahaya tersebut teman-teman bisa melakukan teknik slow speed dengan setting kamera kalian dengan shutter speed yang lebih lambat, contohnya jika teman-teman ingin menggunakan shutter speed sekitar satu detik, dua detik atau tiga detik dan jika lebih dari itu pun sebenarnya tidak ada masalah kalau teman-teman ingin membuat airnya jauh lebih soft.

Pasda teknik ini penting banget perannya sebuah tripod, jadi kalian jangan lupa bawa tripod untuk mengabadikan sebuah air terjun dengan teknik slow speed. Untuk lokasi tertentu yang mungkin cukup terang teman-teman membutuhkan filter ND. Nah untuk teman-teman yang mungkin belum tahu apa itu filter dan apa aja sih jenis-jenis filter kalian bisa cek di wikipedia “Neutral-density filter” disini ada pembahasan mengenai filter-filter yang bisa kalian gunakan pada saat melakukan pemotretan.

Kemudian setelah teman-teman mengetahui filter-filter tersebut kalian juga bisa menggunakan shutter release atau remote pada saat melakukan pemotretan air terjun ini, tujuannya adalah untuk menghindari shake atau shaking pada saat kamu menekan tombol shutter.

Menggunakan Tripod

Selain itu jika teman-teman ingin menghindar dari shake atau getaran selain menggunakan remote dan shutter release kalian juga bisa memilih lokasi saat kalian berdiri, artinya lokasi saat kalian berdiri itu harus stabil dan jangan sampai permukaannya itu pasir yang dimana pasir itu akan bergeser terus jika terkena air atau lainnya.

Karena dari hal itu akan membuat foto kalian juga akan timbul shake yang menyebabkan hasil foto kalian tidak begitu tajam. Biasanya pada lokasi-lokasi tertentu itu memang mengharuskan kita memotret untuk merendam tripod diatas permukaan air atau meletakkan tripod di atas batu-batuan yang mungkin agak sedikit sulit.

Pada kondisi itu kalian harus hati-hati sekali pastikan kalian meletakkan kamera atau tripod kalian secara stabil dan jangan sampai terjadi kecelakaan misalnya kamera kalian jatuh atau misalkan tersenggol oleh kaki kalian sendiri lalu kemudian ke cebur. Hal itu sangat-sangat berbahaya dan sangat merugikan investasi kalian nih karena kamera itu kan sebuah aset ya, jadi kalian harus pastikan untuk menjaganya dengan baik.

Selain itu, setelah kalian menemukan posisi yang pas biasanya pada beberapa tripod ada seperti cantolan di bagian bawah untuk meletakkan tas kamera dan kalian coba gunakan tas kamera kalian untuk memberikan beban yang lebih supaya kamera kalian jauh lebih stabil.

Membawa Kain Microfiber

Berikutnya buat kalian yang ingin memotret air terjun jangan lupa membawa kain lap microfiber ataupun kain lainnya ya. Ini sangat penting banget karena biasanya kalau kita memotret air terjun itu pasti kita akan terkena splash air, jadi biasanya pada permukaan depan lensa itu sering banget terkena splash-splash air terjun ini dan kalian harus hati-hati. Dampak dari splash air terjun tersebut biasanya akan mengganggu hasil dari foto kalian.

Dan dari sini biasa kita akan butuh kain lap microfiber atau tisu supaya kita bisa membersihkan bagian depan permukaan lensa kalian.

Baca Juga: Tips Memotret Kopi

Menggunakan Lensa Wide

Nah kemudian setelah itu buat temen-temen yang ingin mendapatkan komposisi yang sedikit berbeda teman-teman bisa menggunakan lensa wide. Dengan menggunakan lensa wide kalian bisa bermain dengan foreground misalkan menggunakan batu-batuan sebagai foreground atau daun-daun sebagai foreground supaya tampak lebih lebar dan komposisi kita sedikit berbeda dengan permainan foreground. Kemudian bila air terjun tersebut misalnya terdapat di sebuah gua biasanya di dalam gua ini kita bisa mendapatkan ray of light jadi kalau teman-teman ingin memotret air terjun dengan ray of light biasanya beberapa fotografer menemukan di Bali.

Di bali ini banyak banget loh tempat air terjun dengan ray of light ini, nah kalian bisa mengabadikan momen-momen berharga seperti itu. Pada momen seperti itu sebenarnya tidak harus di pagi hari atau sore hari dan terkadang momen ray of light ini akan muncul di siang hari, karena biasanya tempat-tempat yang tersembunyi seperti ini tidak mendapatkan cahaya sunrise ataupun sunset tapi biasanya mendapatkan cahaya bila matahari persis ada di atas dari gua tersebut.

Jadi momen ini juga bisa menjadi tips dan trik buat teman-teman yang ingin traveling hunting landscape dan biasanya sunset atau sunrise kita cari di tempat lain dan mungkin pada saat siang hari teman-teman bisa memotret air terjun karena biasanya air terjun ini tidak membutuhkan posisi matahari dari sunrise ataupun sunset, tetapi ini kembali lagi harus disurvei terlebih dahulu supaya teman-teman tidak kecewa dan bisa mendapatkan moment yang terbaik untuk memotret air terjun tersebut

Demikian tips dan trik untuk 7 Tips Memotret Air Terjun Supaya Hasil Soft dan Tajam, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk selalu share ke teman-teman yang berlum tahu.

Jadi buat teman-teman yang mungkin ada tips lainnya mungkin bisa di-share ke BABPRODUCTION.ID dengan menghubungi kami disini Contacts

Baca Juga: